10 Cara Bagaimana Mendapatkan Uang Dengan Cepat

10 Cara Bagaimana Mendapatkan Uang Dengan Cepat – Punya hutang yang terasa mendadak banyak? tagihan menumpuk? kebutuhan keluarga yang mendadak? Telat bayar uang kos atau kontrakan? Tidak punya uang untuk isi bensin? Jika sudah tidak memiliki tabungan, apa yang harus kita lakukan?

Ketika anda putus asa, mungkin ada beberapa cara cepat atau solusi yang bisa Anda lakukan untuk mendapat uang tunai dengan cepat. Berikut adalah 10 cara bagaimana mendapatkan uang dengan cepat:

1. Kerja Paruh waktu

Jangan berpikir lama-lama, berpikir menguras banyak waktu untuk mempertimbangkan. Segera keluar rumah dan carilah pekerjaan part-time. Kerja part-time sebagai tukang cuci piring di restoran atau kasir butuh 2-4 minggu sebelum dapat gaji pertama. Kalau butuh dalam kisaran waktu beberapa hari saja, Anda lebih baik pilih kerja part-time yang banyak dapat tips. misalnya bartender, pelayan restoran, supir taksi, pengantar makanan, staf salon. Atau bagi kaum perempuan, salah satu cara paling cepat adalah menjadi SPG pameran atau usher event formal.

2. Jualan barang buatan sendiri

Punya keahlian atau hobi kerajinan atau membuat makanan kue? Coba buat boneka, syal, atau sejenisnya. Dengan kreativitas dan sedikit sentuhan seni, barang-barang buatan tangan seperti ini banyak peminatnya. Foto yang bagus lalu upload ke Facebook, Twitter atau langsung tawarkan ke saudara atau teman-teman.

Anda juga bisa buka kursus dadakan. jika anda mampu bukalah kursus privat. bahasa inggris, matematika, fisika atau yang lainnya yang anda bisa. pasang pengumuman di jejaring sosial segera.

3. Jadilah juragan sewa

Sewakan apa yang bisa Anda sewakan. Mulai dari tempat parkir di halaman rumah Anda, gudang, kamar kosong atau studio. Patok tarif mulai dari jam-jaman hingga harian dan minta bayaran di muka.

4. Kumpulkan uang yang terselip dimana-mana
Kalau Anda tipe yang kurang telaten, mungkin bisa coba cara ini. Siapa tahu ada uang kembalian yang terselip di berbagai sudut rumah Anda atau mungkin di saku-saku baju atau celana anda. Mulai ‘sweeping’ dari tempat tidur, sofa, ruang cuci baju, mobil, dapur, lemari baju, rak buku, kantong celana dan baju kotor maupun bersih.

5. Garage sale

Besar uang yang bisa Anda dapatkan dari garage sale tergantung dari barang apa yang Anda jual, kondisinya, dimana Anda menjualnya, promosi dan cuaca. Yang pasti Anda harus realistis.

Barang bekas dengan kondisi 80% paling-paling hanya akan dapat 25% dari harga baru di toko. Kecuali barang itu langka, mungkin Anda bisa mendapat 50% dari harga asli. Jangan lupa minta izin dulu ke ketua RT/RW setempat jika tidak ingin usaha anda cepat tutup.

6. Jadi ‘kelinci percobaan’ tes medis

Fakultas kedokteran biasanya butuh banyak sukarelawan untuk menguji obat atau terapi kesehatan baru. Karena sedikit orang yang sukarela menjadi ‘kelinci percobaan’, seringkali mereka menawarkan kompensasi uang. Jumlahnya lumayan, dari Rp 1 juta hingga lebih dari itu.

Sisi buruknya, karena ini percobaan mungkin Anda akan merasakan efek negatif dari pengobatan itu, jadi sebelum menjadi kelinci percobaan sebaiknya anda mendapatkan informasi yang lengkap lebih dulu tentang percobaan yang akan dilakukan.

7. Loak besi

Waktunya berberes gudang. Kalau selama ini ada barang-barang bekas yang dibiarkan menumpuk, keluarkan semua dan jual ke tukang loak. Barang elektronik bekas atau benda-benda dari logam lainnya memiliki nilai jual yang cukup tinggi. Silakan ‘adu urat’ dengan tukang loak untuk mendapatkan harga terbaik.

8. Gadai benda berharga

Tidak ada barang yang bisa dijual? Coba ke pegadaian. Tapi ingat, bulan depan harus punya uang untuk menebusnya. Atau siap-siap ucapkan selamat tinggal pada barang berharga Anda.

9. Jualan di pinggir jalan

Daripada minta-minta, lebih baik simpan dalam-dalam rasa malu dan turun ke jalan. Anda bisa berjualan barang yang rasio biaya produksi dan harga jualnya tidak terlalu tinggi. Misalnya minuman dingin, roti, kue kering, dll.

Pintar-pintar pilih tempat yang ramai tapi relatif aman. Selain tidak mengganggu kebebasan pengguna jalan/kendaraan, ini juga untuk mengurangi resiko dipalak preman atau diusir pengelola gedung.

10. Hutang

Ya,hutang. Tak ada pilihan lain. Anda harus berhutang lebih dulu untuk bisa bangkit dan berkomitmen untuk mengembalikannya pada tempo yang telah disetujui. Cobalah untuk Hutang kepada keluarga dulu, jika keluarga tidak bisa, hutanglah kepada teman, kerabat atau saudara. jika sudah tidak ada yang bisa membantu, hutanglah ke bank dengan jaminan. tetapi anda harus benar-benar berkomitmen untuk mengembalikan hutang-hutang itu. Dan jangan sekali-kali hutang kepada Rentenir.