5 Tahapan Bagaimana Mengasah Bakat Menulis

Menulis adalah salah satu kegiatan yang bisa membantu kita untuk mengungkapkan perasaan. Nggak heran, saat sedang sedih atau kesal, dan nggak tahu mau curhat kemana, menulis di blog adalah salah satu cara kita buat meredakan rasa nggak enak itu.

Nah, kalau kita termasuk orang yang suka menulis, atau mungkin pengin banget jadi penulis tapi nggak tahu gimana cara mengasah kemampuan itu, baca deh tip dari Saya berikut ini.

1. Rajin membaca karya-karya dari penulis hebat.
Apa pun, bisa novel, biografi, blog, buku sejarah, dll. Karena hanya dengan membaca tulisan yang bagus, kita jadi bisa tahu bagaimana cara menulis yang indah. Setelah membaca banyak karya, nanti kita akan menemukan sendiri style menulis kita seperti apa.

2. Catat semua ide.
Jangan lupa untuk membawa agenda kecil ke mana pun kita pergi. Karena kita nggak akan pernah tahu, kan kapan ide menulis itu muncul? Bisa saja saat sedang nongkrong bareng sobat dan mendengar kisah cintanya, kita jadi kepikiran untuk membuat cerpen tentangnya. Tulis apa pun yang terlintas di kepala…

3. Menulis…dan menulis.
Cobalah untuk menulis setiap hari. Nggak usah pusing memikirkan, apakah tulisan kita jelek atau bagus. Bahkan kalau bisa sisihkan sedikit waktu dalam sehari khusus untuk menulis. Rutinitas ini nantinya akan membuat kita makin mudah untuk menuangkan ide dalam tulisan dan kemampuan menulis kita pasti akan meningkat.

4. Setelah kemampuan menulis kita membaik, saatnya membuat perencanaan.
Saat ingin membuat suatu karya tulisan yang sedikit panjang, misalnya untuk mengirim artikel ke majalah atau menulis cerpen untuk mading sekolah, jangan lupa untuk selalu membuat kerangka tulisan. Ini berfungsi untuk menghindari kita penulisan yang melompat-lompat.

5. Baca berulang-ulang.
Semakin sering membaca ulang tulisan yang sudah kita buat, nanti kita bisa menemukan ‘kelemahan’ kita, dan mencari cara untuk memperbaikinya. Kelemahan yang biasa kita ‘derita’ dalam menulis adalah penulisan yang berputar-putar atau  nggak terstruktur, salah mengeja, atau salah dalam penulisan.

So, selamat menulis, guys. Seperti kata Benjamin Franklin, “If you would not be forgotten as soon as you are dead, either write something worth reading or do things worth writing.”