Bagaimana Sebenarnya Kawasaki ZX6R 636 cc dan Kawasaki 600cc?

Bagaimana Sebenarnya Kawasaki ZX6R 636 cc dan Kawasaki 600cc? – Kawasaki akan tetap produksi 636cc dan 600cc. Yang 600cc khusus untuk kompetisi, akan tapi tetap dijual bebas. Yang 636cc lebih direkomendasikan untuk jalan sehari-hari karena selisih cc-nya yang sedikit itu ternyata membuat lebih enak di putaran bawah dan menengah, dan kebanyakan masyarakat indonesia lebih sering menggunakannya di dalam kondisi normal bukan di track.

Tenaga puncak cepat diperoleh sebelum putaran mesin terlalu tinggi. Hal sepeti ini sah-sah saja, justru pertimbangan Kawasaki bukan untuk membodohi publik atau akal-akalan dalam berkompetisi, semata-mata untuk kepuasan pelanggan yang mayoritas pemakainya bukan untuk racing. Kalau untuk racing memang ada regulasi ketat sesuai kubikasi dan jumlah silinder, diluar itu bebas. Jadi bisa dilihat bahwa Kawasaki sangat care dan berusaha memberikan yang terbaik sesuai yg dibutuhkan penggemarnya. Beberapa tahun lalu, pola semacam ini sudah pernah diterapkan oleh Kawasaki dan mendapat apresiasi yang baik di Eropa dan di Amerika. Tetap yang akan lebih mahal adalah ZX6R yang murni 600cc karena speknya untuk kompetisi.

Dari segi jumlah Horsepower dan Topspeed, saat ini dalam kondisi standar Kawasaki ZX-6R sudah lebih unggul dibandingkan kompetitornya. Bahkan komparasi Apple-to-Apple antara ZX6R dengan GSX-600R menempatkan Kawasaki diurutan teratas. Jadi seri Kawasaki ZX636R pasti lebih baik lagi, namun fokusnya bukan untuk diperbandingkan dengan rivalnya yang murni di 600cc.