Cara Cerdas Memilih Krim Malam

Mengenakan pelembab yang mengandung sun protection formula (SPF) pada siang hari adalah wajib hukumnya. Lalu, bagaimana dengan mengenakan krim perawatan pada malam hari sebelum tidur?

Ada wanita yang menganggap penting mengenakan krim malam, tapi ada juga yang sebaliknya. Sebelum Anda memutuskan, sebaiknya ketahui dulu fakta dan fungsi krim malam.

Terkait fungsinya, seperti dilansir dari Self, sederhananya produk krim malam terbagi atas dua, yaitu :

1. Anti-aging atau antipenuaan

Tulisan yang tertera pada produk juga bisa firming, anti-wrinkle dan lifting. Produk ini mengandung retinol, glycolic acid, salicyclic acid dan retinyl acetate. Semua formula tersebut, membantu pengelupasan kulit atau pergantian kulit jadi lebih cepat. Termasuk, mengurangi munculnya bintik, garis-garis halus dan kerutan.

Namun, bahan tersebut bisa menyebabkan iritasi dan meningkatkan sensitivitas kulit. Level sensitivitas dapat meningkat bila terkena sinar matahari. Oleh karena itu, cara terbaik untuk menghindari paparan sinar UV adalah dengan memakai produk ini di malam hari. Masuk akal, kan?

2. Deep moisture

Bisa juga tertulis ultra-hydrating, deep nourishing dan restorative. Produk ini cenderung mengandung emolien tinggi, jadi formulanya lebih melembabkan. Sebenarnya, tidak ada alasan untuk mengenakan pelembab di malam hari, karena kulit Anda tidak “menyerap” formula pelembab dengan lebih baik. Namun, jika kulit Anda dalam keadaan sangat kering, mengenakan krim pelembab saat malam bisa jadi solusi.

Jika Anda merasa kulit sudah cukup sehat dan lembab, serta tak ingin mempercepat proses pengelupasan kulit, tak perlu mengenakan krim malam antipenuaan. Tetapi, jika memang ingin menghilangkan kerut, krim tersebut memang harus dikenakan pada malam hari. Lalu, jika kulit terasa kering, baru kenakan pelembab ekstra pada malam hari sebelum tidur.