Chef Degan Pulangkan Ogan Dari masterchef Indonesia

Seorang finalis acara kompetisi masak MasterChef Indonesia 2 harus pulang karena gagal membuat hidangan penutup berupa Floating Island atau Oeufs a la Neige, sejenis puding lembut, dalam babak pressure test yang disiarkan televisi penyelenggara Minggu malam.

Dengan air mata berlinang, Muksinin alias Ogan (36) yang tak berhasil menyajikan Floating Island seperti contoh dalam waktu 60 menit, bersalaman dengan juri dan rekan-rekannya sebelum meninggalkan Galeri MasterChef.

“Tetap bersemangat ya,” kata chef Degan Septoadji, salah satu juri, kepada finalis yang sebelumnya bekerja sebagai manajer sebuah Gym itu.

Ogan dan delapan finalis lain yang tergabung dalam Tim Merah harus mengikuti pressure test karena kalah dalam tantangan memasak di luar ruang, memasak untuk 200 taruna Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI).

Juri yang terdiri atas chef Degan, Juna Rorimpandey dan Rinrin Marinka menilai masakan mereka lebih enak dari Tim Biru tapi lebih banyak taruna yang menganggap masakan Tim Biru lebih enak.

Setelah kedua tim MasterChef menyajikan menu makan siang bagi taruna sekolah penerbangan, 117 taruna memilih masakan Tim Biru pimpinan Faisal (Esach) dan hanya 83 taruna yang memilih masakan Tim Merah pimpinan Taufik (Opick).

Juri sebelumnya memilih Esach (21) dan Opick (30) menjadi kapten tim karena keduanya menduduki tempat teratas dalam tantangan membuat masakan Barat berupa kentang goreng (Pommes Frites) dan mayonaise dalam waktu 45 menit.