Hal Sepele Yang Menghancurkan Cinta Anda

Anda merasa saling memiliki dengan pasangan Anda? Nanti dulu. Kalau ”memiliki” Anda tafsirkan sebagai “milikmu adalah milikku” sehingga Anda bebas mengaduk-aduk ranah privasinya, maka Anda tengah menggali kubur bagi hubungan Anda.

Menurut Rachel Russo, psikolog kondang Kanada yang mengkhususkan diri menangani sebuah hubungan, banyak perilaku remeh yang mengancam sebuah hubungan. Apalagi, jika hal itu sudah menjadi kebiasaan.

Maka, jika Anda mempunyai enam kebiasaan di bawah ini, Russo menyarankan segera untuk meninggalkan. “Tinggalkan kebiasaan itu atau Anda akan ditinggalkan pasangan Anda,” katanya.

Mengintip e-mailnya atau ponselnya
Adalah wajar ingin tahu tentang siapa yang meng-SMS atau di-SMS oleh pasangan kita. Juga email dan panggilan telepon, terutama jika ia tampak tak bisa berpisah dari smartphone-nya. Meskipun rasa ingin tahu itu begitu memuncak, Russo merekomendasikan untuk menahan diri.

“Terimalah bahwa rasa ingin tahu Anda alami, tapi menahan diri untuk memeriksa kotak masuk dan panggilan yang masuk dan keluar, apalagi jika dilakukan secara teratur, sungguh membahayakan sebuah hubungan,” katanya.

Cara menghentikan kebiasaan ini: “Belajarlah bagaimana mempercayai pasangan Anda dan bagaimana menahan keinginan untuk memata-matai,” katanya. “Jika pasangan Anda tahu, anda telah melanggar privasinya, hubungan Anda akan lebih rusak.”

Menguntit jejak akun media sosialnya
“Jangan kuntit halaman media sosial pasangan,” juga Russo menegaskan. Kita semua memiliki kecenderungan untuk membaca terlalu banyak update status Facebook atau tweet, namun hal ini dapat membuat lebih banyak drama di kepala Anda dari situasi yang sebenarnya.

“Seseorang bisa menjadi begitu obsesif dan bertambah obsesif dengan melakukannya,” katanya.

Cara menghentikan: lakukan yang terbaik untuk mengekang kebiasaan ini. “Sadarilah bahwa pasangan Anda akan memberitahu Anda hal-hal penting,” kata Russo, “Dan jangan dasarkan penilaian hanya pada ekspresinya di dunia maya.”

Berhubungan dengan mantan
Banyak orang tergoda untuk mengetahui update terbaru mantan kekasihnya. “Adalah normal untuk memikirkan mantan dari waktu ke waktu bahkan ketika sudah dalam hubungan yang sehat dan menyenangkan. Tapi menjadi kontraproduktif untuk baik secara online atau offline menghubungi mantan kekasih kita,” kata Russo. “Ketika sebuah hubungan benar-benar berakhir, bertindak secara dewasa.”

Menghentikan kebiasaan: Potong komunikasi dengan menghapus mantan Anda dari jaringan media sosial Anda sehingga Anda tidak tergoda untuk menghubungi dia.

“Jika ada kebutuhan untuk berhubungan secara teratur dengan mantan Anda – misalnya jika ada anak dalam hubungan sebelumnya – pastikan pasangan baru Anda menyadari dan nyaman dengan hubungan itu,” saran Russo. “Dan jika Anda kini bersikap platonis dengan mantan, pastikan Anda memperkenalkan dia dengan pasangan baru Anda dan bahwa Anda semua berkumpul bersama-sama, bukan bertemu hanya berdua saja.”

Malas
Kapan terakhir Anda bersikap romantis pada pasangan? Kapan terakhir Anda berdua saling melontarkan kalimat ”menggoda”? Jika Anda tak ingat lagi, maka sekarang lah saatnya untuk melakukan.

Sangat mudah untuk masuk ke zona kenyamanan dan berhenti membuat upaya seperti yang Anda lakukan dulu saat memulai hubungan. Namun ingat, inilah yang dapat menyebabkan hubungan Anda dan pasangan semakin melemah.

Menghentikan kebiasaan: “Mengubah rutinitas Anda dengan membuat perubahan kecil yang dapat membuat perbedaan besar,” kata Russo. “Bahkan mencoba tempat baru untuk makan malam bisa tampak menarik.”

Kehilangan jati diri Anda
Kehilangan kepribadian Anda sendiri mungkin tidak tampak jelas pada awalnya, tetapi dapat dengan mudah terjadi jika Anda terlalu banyak menghabiskan waktu dengan pasangan Anda. Russo membagi tiga tanda yang menunjukkan Anda mungkin akan kehilangan diri sendiri dalam hubungan Anda. Pertama, teman-teman dan anggota keluarga marah karena Anda tidak pernah menelepon atau melihatnya. Kedua, Anda menemukan diri Anda menghabiskan malam di tempat lain yang semula tak Anda sukai. Dan ketiga, Anda meninggalkan hobi Anda.

Menghentikan kebiasaan tersebut: “Perbaiki masalah ini dengan menghubungi kembali orang-orang yang telah ”kehilangan” Anda dan menciptakan jadwal yang memungkinkan untuk menghabiskan waktu bersama mereka atas sepengetahuan pasangan,” saran Russo.

Membandingkan hubungan Anda dengan orang lain
Hindarkan memperbandingkan hubungan Anda dengan hubungan orang-orang di sekitar Anda. “Anda akan tahu bahwa Anda telah menjadi korban jika Anda terus-menerus memulai ”pembicaraan” dengan memperbandingkan hubungan orang lain yang lebih baik dari hubungan Anda,” kata Russo.

Menghentikan kebiasaan tersebut: Buatlah pasangan Anda nyaman. “Perbaiki ini dengan menghadapi realistis. Anda tidak sedang berlomba dengan orang lain dalam soal hubungan dengan pasangan. Jangan biarkan apa yang orang lain perbuat memungkinkan Anda untuk merasa tertekan,” kata Russo.