Inilah Program Diet Yang Keliru

Tubuh indah dan ideal bagitu menggoda kaum perempuan. Tak heran untuk urusan melangsingkan berat badan, kaum Hawa ada di deretan paling depan.
Berbagai macam diet pun dicoba. Namun beberapa jenis diet ternyata perlu diwaspadai. Apa saja?

Diet dengan kalori rendah
Diet dengan jumlah kalori sangat rendah (500 – 800 kalori per hari) ditambah dengan suntikan hormone kehamilan sering disebut para ahli dengan Human chorionic Gonadotropin (HCG).
Para ahli mengungkapkan bahwa diet ini amat berbahaya bagi pemula karena akan memangkas kalori hingga kurang dari 1.000 kalori.
Dan, Anda akan kehilangan banyak berat badan meskipun sudah mendapatkan suntikan milk shake. Tentu saja, peraturan emas dalam diet adalah semakin cepat berat badan Anda turun, maka akan semaking cepat pula Anda mendapatkannya kembali.
Selain itu, para ilmuwan tidak mengetahui apakah hCG aman disuntikkan ke dalam tubuh di saat tubuh kita tidak memproduksinya secara alami.

Diet dengan konsumsi bahan mentah
Mengonsumsi makanan mentah didasarkan pada usaha memporoleh mayoritas kalori dari makanan yang tidak diproses dan dimasak.
Para pelaku diet jenis ini percaya bahwa mengonsumsi makanan yang sudah diolah dengan suhu di atas 46-47C akan menghancurkan enzim-enzim yang memberikan banyak keuntungan bagi kesehatan.
Meskipun sebagian besar setuju bahwa yang terbaik adalah mengonsumsi buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian yang diproses secara minimal, sebenarnya mengolah makanan melalui proses yang benar dapat meningkatkan kandungan gizinya, terutama phytonutrient, dan menghentikan aktivitas bakteri yang tidak menyehatkan.

Fletcherism
Diet Fletcherism dikembangkan oleh Harace Fletcher, ahli kesehatan asal Amerika. Metode mengunyah makanan sebanyak 100 kali pr menit, hingga berubah menjadi cair atau seperti bubur encer. Fletcher mengklaim, semakin lama seseorang makan akan semakin sedikit jumlah makanan yang disapunya.
Bahanyanya: Mengunyah makanan maksimal hanya 30 kali. Jika kita harus mengunyah hingga 100 kali setiap makan, kita akan menghabiskan waktu seharian hanya untuk makan.

Diet makanan bayi
Diet makanan bayi atau yang dikenal dengan baby food diet adalah metode diet yang mengganti porsi makan reguler ke dalam ukuran makan bayi atau mengkonsumsi apa yang juga dikonsumsi bayi, mulai dari makanan yang diblender seperti bubur sampai snack bayi.
Bahayanya: kebutuhan nutrisi bayi dan orang dewasa tentu saja berbeda. Mungkin memang menurunkan berat badan dengan cepat, tapi makanan bayi tidak bisa memenuhi kecukupan serat, protein, karbohidrat, dan kalsium pada orang dewasa.

Diet cuka apel
Cuka apel dipercaya bisa meningkatkan metabolisme tubuh dan mengurangi selera makan. Diet ini menyarankan pelakunya untuk minum tiga sendok teh cuka apel sebelum makanan.
Bahayanya: Cuka apel mengandung asam yang sangat tinggi. Meminumnya secara terus menerus bisa melukai tenggorokan dan lambung.

Diet lemon untuk detoks
Dikenal dengan sebutan lemonde diet atau maple syirup dietyang dikembangkan ahli kesehatan Stenley Buroughs. Diet ini diterapkan dengan cara hanya meminum campuran jus lemon, sirup maple, bubuk cabai dan air putih selama 10-40 hari.
Bahayanya: mengikuti program diet ini sangat berbahaya bagi kadar gula dalam darah dan menyebabkan kekurangan vitamin dan kehilangan jaringan otot.