Kegemukan Itu Bisa Menular

Hati-hati memilih teman. Sebuah studi yang dilakukan pada siswa sekolah menengah di Amerika menunjukkan bahwa berat badan seseorang sangat terpengaruh oleh teman-teman sekelilingnya atau dalam kelompoknya. Para siswa cenderung untuk menaikkan berat badan ketika mereka mempunyai teman yang bertubuh lebih dari mereka sendiri. Sebaliknya para siswa lebih mungkin untuk mengalami penurunan berat badan atau kenaikan berat badan secara lambat, ketika teman-teman mereka bertubuh kurus.

Hasil penelitian yang dilakukan oleh David Shoham, PhD dan rekan-rekannya itu dipublikasikan di jurnal PLoS ONE. Teman yang berpengaruh adalah yang bertemu secara langsung bukan teman di Facebook. “Hasil ini bisa membantu kita untuk mencegah obesitas dengan lebih baik,” kata Shoham seperti dikutip situs ScienceDaily. “Tapi, kita tak perlu mengisolasi para remaja,” ujar dia lagi.

Penelitian ini dirancang untuk mengetahui mengapa obesitas cenderung “menular” dalam sebuah kelompok. Apakah karena teman mempengaruhi perilaku satu sama lain? Atau itu hanya karena remaja ramping cenderung memiliki teman ramping dan remaja gemuk  cenderung memiliki teman gemuk pula? Penelitian ini berhasil menjawab pertanyaan itu.

Para ilmuwan meneliti 624 siswa di Jefferson High dan 1.151 siswa di Sunshine High. Sebelumnya peneliti yang tidak ada kaitannya dengan penelitian ini menanyakan kepada para siswa tersebut mengenai berat tubuh mereka, pertemanan mereka, aktivitas olahraga dan kebiasaan menonton televisi atau menggunakan komputer.

Hasilnya, para ilmuwan menemukan bahwa orang yang gemuk, suka makan cenderung membuat teman sekelompoknya melakukan hal yang sama.
Dalam kesimpulannya, para ilmuwan mengatakan bahwa pengaruh sosial cenderung untuk memberikan efek buruk bagi berat tubuh seseorang.