Menjelang Final, Timnas Spanyol Dihantui Krisis

Masyarakat Spanyol akan menemukan oase di tengah krisis finansial yang menjerat. Mereka akan menemukan itu saat digelarnya final Piala Eropa 2012 di Olympic Stadium, Kiev, Ukraina, Minggu (1/7).

Makna oase di sini bukan lantaran Pemerintah Spanyol mendapat suntikan dana dari IMF, tapi lebih condong pada animo masyarakat Spanyol yang melupakan sejenak keluhan finansial akibat penampilan apik La Furia Roja—julukan Spanyol—di Piala Eropa 2012. Tak dimungkiri, krisis finansial tengah melanda Zona Eropa, tak terkecuali Spanyol.Tapi, berkat kiprah mengesankan Spanyol, masalah itu seakan terpinggirkan. Fans Spanyol bahkan siap melupakan krisis itu jika mampu menaklukkan Italia.

Kendati tak mudah merealisasikan impian itu, apalagi menghadapi Italia yang telah menunjukkan superioritas mereka seusai menyingkirkan Jerman di babak semifinal, dini hari kemarin, kiper Spanyol Iker Casillas memiliki penilaian lain. Kiper yang merangkap kapten La Furia Roja itu beranggapan masyarakat Spanyol telah terhibur, terlebih jika timnya mampu mempertahankan gelar juara nanti.

Anggapan Casillas tentang situasi hati masyarakat Spanyol saat ini tak lepas dari pengalamannya di masa kecil. Dia menyaksikan euforia masyarakat Spanyol menyambut keberhasilan La Furia Roja meraih medali emas Olimpiade 1992 di Barcelona. “Saat itu, saya baru berusia 11 tahun.Tapi, saya telah merasakan betapa dahsyatnya euforia yang dilakukan masyarakat Spanyol berkat keberhasilan itu,” kata Casillas, dilansir Independent.

Menurut Casillas, euforia 20 tahun silam itu kemungkinan tak berbeda jauh jika timnya mampu mengatasi Italia nanti. Masyarakat Spanyol diprediksi akan turun ke jalan-jalan seolah tak merasakan beban finansial yang menghimpit mereka.

“Terkadang, kejadian seperti ini terlihat aneh. Karena, keberhasilan kami menjuarai Piala Eropa belum tentu mengeluarkan Spanyol dari krisis finansial,” ujar Casillas.