Mudahnya Membuat Pizza Yang Enak

Pizza jika dilihat dari bentuknya tampak susah untuk dibuat, tapi ternyata membuat pizza tidak terlalu sulit.

Bikin pizza itu enggak susah. Bahan-bahannya bisa Anda temukan di pasar tradisional dan di supermarket, pizza pun bisa dibuat di rumah Anda,” kata Chef Muhammad Riza Mulia, Executive chef La Porchetta resto, saat berbincang dengan Okezone di La Porchetta resto di Kawasan Lacodefin, Kemang, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Sebelum membentuk adonan pizza, Chef Riza menyarankan mengaduk terlebih dahulu bahan-bahan utama seperti tepung terigu, garam, gula, serta consentrat (susu, ragi serta minyak zaitun). “Minyak zaitun itu buat bikin warna pada saat dibakar kalau tidak kasih minyak zaitun mirip seperti roti, tapi kalau pakai minyak zaitun maka hasilnya akan bagus, brown mengkilap dan bukan brown gosong,” jelasnya.

Chef Riza mengatakan dengan memakai minyak zaitun akan membuat pizza akan menjadi harum bukan terasa seperti roti biasa.

“Minyak biasa boleh digunakan tetapi jika memakai olive oil itu terdapat kadar titik didihnya yang tinggi sehingga tidak seperti minyak biasa, hasilnya pun tidak akan hitam jika mencapai titik didih, kemudian kalau dingin tidak akan beku, untuk penggunaannya cukup berikan dua sendok makan saja,” paparnya lagi.

Dijelaskannya lagi, setelah adonan sudah terbentuk maka biarkan terlebih dahulu adonan dan didiamkan selama 25 menit. “Bila pencampurannya sudah jadi, lakukan pendiaman karena biar raginya mengembang sehingga menghindarkan rasa bantet, bila Anda menemukan di dalam adonan pizza terlihat garis putih maka bisa dibilang sudah bantet, adanya bantet dikarenakan raginya sudah habis, kualitas raginya atau pendiaman adonan pizzanya kurang lama, terlalu lama diluar,” lanjutnya.

Jika dalam pengolahannya tidak memiliki alat khusus untuk mencampurkan semua bahan yang akan dijadikan adonan pizza, maka Anda tidak bisa sembarangan dalam mengaduknya meskipun memakai kedua tangan sebab untuk dijadikan pizza memiliki teknik khusus.

“Setelah sudah dibuat bulat maka lakukan penekanan pada adonan menjadi proses pelipatan, sebab adanya penekanan untuk membebaskan udara, agar saat jadinya adonan akan terlihat bagus, bila salah pencampurannya maka akan berpengaruh ke rasa,” tambahnya.

Untuk mengetahui tingkat kematangan yang pas pada proses pencampurannya, bisa diketahui dengan melihat warna pada adonan sudah merata, kemudian teksturnya tidak keras serta dipegang maka akan terasa lembut.

“Untuk toppingnya diberikan mentah saja karena ada proses pemanggangan tetapi bahan yang akan dijadikan topping seperti paprika, sosis, bawang bombay, nanas, jamur, harus dipotong tipis biar proses kematangannya cepat, yaitu ukurannya setengah inci. Sementara bila Anda ingin memakai sayuran maka harus direbus terlebih dahulu, tetapi proses perebusannya cukup setengah matang saja namun ada juga tanpa melewati perebusan seperti jamur saja yang tidak direbus, setelah itu lakukan pemanggangan selama empat menit,” tutupnya.