Ospek Bukan Hal Yang Perlu Ditakuti

Kira-kira apa sih yang terlintas dalam benak kalian ketika mendengar kata Ospek? Itu lho kegiatan yang biasa dilakukan bagi mahasiswa baru oleh kakak senior. Ya, Ospek atau Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus biasa dilaksanakan seminggu sampai dua minggu sebelum dimulainya perkuliahan yang sesungguhnya di setiap awal tahun ajaran baru.

Awalnya, Ospek dilaksanakan dengan tujuan mengenalkan mahasiswa terhadap lingkungan kampus dan mekanisme yang berlaku di kampus tersebut. Kegiatan tahunan ini biasanya melibatkan panitia dari mahasiswa senior atau yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) kampus masing-masing.

Namun setengah dekade belakangan ini, Ospek menjadi momok. Lantaran tindak kekerasan yang kerap terjadi pada mahasiswa baru. Dari intimidasi secara halus, makian bahkan kekerasan fisik dilakukan senior. Maka tak jarang kita dengar ada mahasiswa mengalami musibah akibat mengikuti Ospek.

Keberadaan kegiatan semacam Ospek sebenarnya kontroversi. Kenapa? Ada sebagian yang menghendaki Ospek itu ditiadakan karena dianggap sebagai ajang balas dendam, penyiksaan, penganiayaan hingga sempat menimbulkan korban, yakni meninggal dunia.

Memang sih Ospek itu kebanyakan dihiasi bentak-bentak, teriak-teriak senior dengan dalih di balik semua itu untuk melatih disiplin dan karakter mahasiswa. Kalo memang Ospek itu dianggap sebagai ajang balas dendam berarti ‘panitia ospek itu adalah sosok-sosok jiwa pendendam yang otomatis menularkan jiwa dendamnya kepada juniornya. Akibatnya tradisi itu takkan pernah habis.

Walaupun sudah pernah menimbulkan korban, kegiatan Ospek tetap dilaksanakan seiring datangnya tahun ajaran baru. Selain Ospek sering identik dengan kegiatan kekerasan, intimidasi, dan makian, mahasiswa baru juga kerap diwajibkan memakai atribut aneh dan diberi tugas-tugas yang tidak masuk akal.

Tapi sebenarnya Ospek itu lebih difokuskan untuk pengenalan dan pemahaman kampus secara positif plus dirangkai dengan ceramah-ceramah dari dosen-dosen maupun praktisi Public Relations (PR) dan Ilmu Jurnalistik.

Pihak kampus sebenarnya memiliki tujuan lain, tidak hanya ngerjain mahasiswa baru tapi tahu bahwa Ospek itu sebenarnya bertujuan memperkenalkan kampus dengan berbagai peraturannya. Karena itu, kami lebih fokus menumbuhkan sense of belonging, kebersamaan, keakraban mahasiswa baru dengan senior maupun dosennya jelang mereka menjalani perkuliahan