Tips Membuat Kopi Yang Enak Dan Nikmat

Tips Membuat Kopi Yang Enak Dan Nikmat – Setiap orang punya preferensi berbeda mengenai cara menikmati kopi, walau secara kultur masyarakat Indonesia dikenal dengan penyajian kopi tubruk yang sudah berusia ratusan tahun.

Kesemua cara penyeduhan kopi yang di sini tentunya merupakan gambaran singkat dari masing-masing alatnya. Rasio air dan kopi sepenuhnya pengalaman pribadi dan pembaca boleh melakukan percobaan sendiri sampai menemukan sweet spot dengan hanya menambah atau mengurangi air saja. Demikian juga halnya dengan tingkat halus-kasar kopi yang pada akhirnya akan menentukan rasa kopi yang terlalu pahit atau malah kopi yang terlalu encer.

TIPS 1 : Tidak dilarang membeli kopi yang sudah digiling, tapi  sangat saya anjurkan untuk membeli biji kopi. Makanya penggemar kopi wajib memiliki alat penggiling kopi (grinder) sendiri. Kopi yang baru di roast lalu digiling akan mempunyai aroma dan rasa yang lebih baik dibandingkan dengan kopi yang sudah digiling beberapa lama.

Berapa banyak kopi yang harus saya beli ? Bila anda menyeduh kopi dua kali per hari dan masing-masing menghabiskan 15gr kopi, maka dalam setiap harinya hanya diperlukan sekitar 30 gram dan 210 gram dalam jangka 7 hari.  Artinya kita cukup membeli kemasan seperempat kilogram setiap minggu dan jangan pernah menimbun persediaan kopi melebih keperluan. Kesegaran atau freshness adalah kata mantra utama agar rasa kopi menjadi lebih nikmat.

TIPS 2 : Grinder, grinder, dan grinder. Mantra penting dalam proses menyeduh kopi untuk rasa maksimal. Tanpa alat ini kita akan kesulitan dalam menentuk halus-kasar gilingan kopi untuk masing2 alat kopi. Kopi untuk French press harus digiling agak kasar, Vietnap drip menuntut bubuk kopi yang lebih halus, mesin espresso punya setting tersendiri. Bila tidak memiliki mesin espresso, minimal memiliki blade grinder, atau yang bermata pisau konikal. Kalau terpaksa, blender pun bisa dijadikan penggiling kopi walau hasilnya tentu tidak sempurna.

Tentu saja grinder akan digunakan untuk menggiling kopi menjadi bubuk. Apakah bubuk kopinya halus atau kasar, itulah masalah utama yang akan menentukan rasa kopi terutama dalam metode drip. Bubuk kopi yang terlalu halus akan membuat aliran air dalam Vietnam Drip misalnya akan menjadi lebih lambat. Air yang panas akan terlalu lama merendam bubuk kopi   dan menjadi rasa yang pahit karena over extraction. Sebaliknya bila bubuk kopi terlalu kasar, maka aliran  air menjadi lebih cepat sehingga kopi tidak sempat mengealurkan soluble solids. Hasilnya, kopi akan menjadi lebih light karena under extraction atau terlalu cepat proses brewingnya.

Dengan demikian akuratnya tingkat kehalusan atau kasarnya bubuk kopi sangatlah penting terutama dalam semua cara menyeduh kopi. Hal tersebut bisa dicapai apabila kita mempunyai grinder yang berkualitas sebagai salah satu investasi penting demi kenikmatan secangkir kopi.

TIPS 3 : Selalu membeli alat penyeduh kopi yang berkualitas yang tentu saja berdaya tahan lama walaupun harganya relatif lebih mahal. Alat murahan tentu bisa digunakan, tapi hasilnya seringkali kurang maksimal. Frech press yang banyak dijual dengan harga kurang dari 50 ribu kurang mampu memisahkan partikel kopi karena lubang filternya berukuran lebih besar dibandingkan dengan merek yang sudah established seperti Bodum.

TIPS 4 : Alat ukur seperti timbangan digital dan thermometer digunakan agar terdapat presisi jumlah kopi, volume air, dan suhu yang tepat. Kesemuanya dijual dalam harga yang relatif terjangkau. Wajib dimiliki.

Sumber:Cikopi.com