Tips Memilih Baju Muslim untuk Lebaran dan Keseharian

Pastikan baju lebaran yang kita pilih, khusus untuk muslimah, tidak terlalu ketat dan memperlihatkan bentuk tubuh. Selain itu, jangan memilih busana yang tembus pandang dan berbahan terlalu tipis.
Kendati satu model blouse sedang in, pastikan jika model dan coraknya sesuai dengan karakter kita, jangan sampai terlalu memaksakan suatu jenis baju lebaran yang memang kita tidak akan nyaman saat menggunakannya.
Corak dan ornamen disesuaikan dengan penggunaannya. Karena Idul Fitri identik dengan perayaan, maka tidak ada salahnya jika baju lebaran yang kita pilih lebih memiliki ornamen yang meriah, seperti menggunakan aplikasi payet, bordir, dan renda. Namun tetap harus nyaman, karena pada saat Idul Fitri, kita akan lebih mobile untuk bersilaturahmi dengan sanak saudara dan tetangga.
Agar setiap baju lebaran yang kita miliki tidak mudah rusak dan tahan lama, ada beberapa hal yang harus kita perhatikan:

  • Jika baju lebaran Anda berbahan katun ataupun bahan lain yang lembut,  maka cara pencucian yang paling tepat adalah dry clean ataupun menggunakan tangan. Biasakan menggunakan shampo ataupun deterjen yang sangat lembut.
  • Hati-hati pada saat menyetrika, karena ada beberapa bahan pakaian yang sensitif dengan panas tinggi.
  • Jangan cuci baju dengan resleting dalam keadaan terbuka, sebelum dicuci (terutama dengan mesin cuci) kancingkan resleting. Hal ini untuk menghindari tertariknya resleting sehingga dapat mengakibatkan kerusakan.
  • Beberapa jenis kain mudah sekali luntur apabila dicuci. Oleh karena itu, biasakan untuk memisahkan pakaian yang berwarna putih dengan berwarna untuk meminimalisasi terjadinya kelunturan.